Memang tidak seberat, bahkan masih
sangat-sangat jauh dari kata napak tilas dengan apa yang dirasakan Rasulullah
SAW. bersama Abu Bakar saat melakukan hijrah ke Madinah, yang mana mengambil
rute yang tidak biasa dilalui orang pada umumnya, tapi malam ini, para santri
Pondok Pesantren Refah Islami memulai perjalanan malam dalam rangkaian kegiatan
جولة قمرية (hijrah menuju generasi
qur’ani) menyusuri gelapnya malam dan dinginnya kabut pagi, menuju ke Masjid
Moed’har Arifin.
Setiap santri harus mampu melewati tantangan
dan rintangan di setiap pos yang dilewati, yang mana berada disepanjang jalur
perjalanan.
Sebelum Shubuh semua harus sudah
sampai di Masjid Moed’har Arifin.
Ketika Mentari sudah meninggalkan
peraduannya, dengan sinar hangatnya, para santri menuju ke Wisata Setigi.













