Buku adalah jendela dunia.
Membaca membuka cakrawala, memperluas wawasan dan ilmu pengetahuan.
Mungkin itu alasan yang tepat untuk menggambarkan antusiasme para santri di Madrasah Aliyah Refah Islami yang tak pernah lepas dari yang namanya membaca.
Maka tak heran apabila melihat pemandangan di sudut-sudut masjid, di tengah gazebo, bahkan di tepi taman jika melihat para santri sedang asyik bercengkrama dengan buku-buku bacaan yang berada di kedua tangannya.
Seperti yang ditampakan oleh ananda Muhammad Naufal Nurul ‘Aziz atau yang akrab di panggil Naufal. Sebagai wujud rasa cintanya kepada Rasulullah Muhammad SAW serta untuk menyalurkan hobinya dalam membaca. Di sela-sela kesibukannya dalam menuntut ilmu dan menghafal Al-Qur’an. Selalu ada waktu yang diluangkan untuk membaca kisah perjalanan hidup dan perjuangan Sang Nabi tercinta.
Dengan senyum memesona yang terpancarkan di wajahnya sebagai tanda kebahagiaan. Ananda Naufal sangat menikmati halaman demi halaman Kitab Siroh Nabawiyah dengan terjemahan Bahasa Indonesia yang berada di kedua tanganya.
Karena siapapun yang terhibur
dengan buku-buku, kebahagiaan tak akan sirna dari dirinya. – (A. Amrullah)

Excellent post. I definitely appreciate this website. Thanks!