Terdengar suara gaduh, sayup -sayup tangisan, ada juga teriakan dengan nada tinggi penuh emosi, maka tak ayal seluruh perhatian santri tertuju ke sumber suara. Kegaduhan yang semakin jelas terdengar berasal dari gazebo, satu-satunya bangunan yang berada di tengah area pesantren. Masya Allah, ternyata para santri sedang berlatih teater. Sore itu Cak Warta sebutan akrab sang pelatih, yang bernama asli Didik Hendriyono, S.Pd. berkenan berbagi ilmunya dalam seni olah peran. Beliau sudah sangat berpengalaman dalam seni tersebut dan juga jurnalistik. Bahkan banyak di antara asatidzah di Pesantren Refah Islami adalah murid-murid beliau, yang pernah berlaga di berbagai kancah perlombaan teater.
Diharapkan dengan pelatihan teater yang bisa dikatakan singkat ini, dapat meningkatkan kualitas penampilan teater para santri dalam rangka menyambut peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Hari Santri Nasional.










Excellent post. I definitely appreciate this website. Thanks!